Jangan sampai kalian sibuk mengurusi dunia karena dunia itu banyak sekali kesibukannya. Setiap orang yang membuka satu pintu kesibukan, tentulah pintu tersebut akan terbuka menjadi sepuluh pintu.

Bagaikan dua sisi mata uang, itulah dunia. Ketika ia ditempatkan sebagai sarana ibadah oleh seorang hamba, maka ia akan mengangkat derajatnya. Disisi lain, jika ia menggunakannya sebagai tujuan akhir dari segala kesibukan dan keletihannya, dunia akan menenggelamkannya.

Marilah kita mengingat sabda Nabi saw, “Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau penyeberang jalan (pengembara).”